Postingan

Kondisi Ketenagakerjaan Indonesia Agustus 2019

Gambar
Kondisi Ketenagakerjaan Indonesia  Agustus 2019 1. Kondisi Ketenagakerjaan     a. Angkatan Kerja       Jumlah angkatan kerja Indonesia pada Agustus 2019 sebanyak 133,56 juta jiwa. Jumlah tersebut meningkat 2,55 juta jiwa dibandingkan Agustus 2018. Dari sejumlah angkatan kerja pada Agustus 2019, penduduk yang bekerja sebanyak 126,51 juta jiwa (94,72 persen dari angkatan kerja) dan penduduk yang menganggur sebanyak 7,05 juta jiwa (5,27 persen dari angkatan kerja). Jumlah penduduk yang bekerja pada periode tersebut meningkat sebanyak 2,5 juta jiwa. Selain itu, jumlah penduduk yang menganggur meningkat sebanyak 50 ribu jiwa.        Selaras dengan peningkatan angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Agustus 2019 sebesar 67,49 persen meningkat 0,23 persen dibandingkan Agustus 2018. TPAK laki-laki sebesar 83,13 persen dan TPAK perempuan sebesar 51,89 persen. Menurut Berita Resmi Statistik BPS, pe...

Permudah Pembangunan Pembangkit Listrik

Pemerintah perlu mempermudah pembangunan infrastruktur pembangkit dan transmisi listrik, agar tarifnya murah dan pasokan cukup untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat. Jaminan pasokan energi murah akan mendorong masuknya investasi di industri, guna mentransformasi ekonomi dari berbasis sumber daya alam ke manufaktur dan jasa modern bernilai tambah tinggi yang menjadi prioritas kebijakan pemerintah. Sejumlah kendala dalam pembangunan pembangkit dan transmisi listrik adalah susah dan lamanya pembebasan lahan, proses perjanjian jual beli tenaga listrik atau power purchase agreement (PPA) yang lama, serta kurang baiknya penyiapan dokumen dan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), hambatannya antara lain formula harga listrik PLTS yang ditetapkan sebesar 85% dari Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik Kondisi ini membuat pengembang harus berhitung ulang untuk membangun PLTS. Sementara itu, pemerintah berkomitmen m...

NERACA PEMBAYARAN INDONESIA (NPI) TRIWULAN II 2019

Gambar
1. Neraca Pembayaran     Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) dicerminkan dari Transaksi Berjalan (TB) dan Transaksi Modal dan Finansial (TMF). Berdasarkan Tabel 1 dapat dilihat bahwa NPI pada Triwulan II 2019 mengalami defisit menjadi 1,9 miliar USD dibandingkan NPI pada Triwulan I 2019 yang surplus sebesar 2,4 miliar USD. Penurunan ini didukung oleh menurunnya TMF dari 9,9 miliar USD pada Triwulan I 2019 menjadi 7 miliar USD Triwulan II 2019. Hal ini juga didukung dengan semakin besarnya defisit TB pada Triwulan II 2019 sebesar 8,4 miliar USD, karena surplus pada TMF tidak mampu menutupi defisit pada TB sehingga NPI mengalami defisit. Selain itu, posisi cadangan devisa Indonesia pada Triwulan II 2019 juga mengalami penurunan menjadi sebesar 123 miliar USD atau menurun sebesar 0,5% dari Triwulan I 2019, namun nilai cadangan devisa ini setara dengan pembiayaan impor dan utang luar negeri pemerintah selama 6,8 bulan. Perlambatan pertumbuhan pada NPI ini disebabkan sala...