Posisi Surat Berharga Negara (SBN) Update April 2019


   Surat Berharga Negara (SBN) terdiri atas Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Surat Utang Negara (SUN) adalah surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya. SUN terdiri atas Obligasi Negara (ON) dan Surat Perbendaharaan Negara. Obligasi Negara (ON) adalah SUN dalam mata uang rupiah dengan kupon atau dengan pembayaran bunga secara diskonto, berjangka waktu lebih dari 12 bulan, dan pada saat jatuh tempo dilunasi sebesar nilai nominalnya. Surat Perbendaharaan Negara (SPN) adalah SUN yang berjangka waktu sampai dengan 12 bulan dengan pembayaran bunga secara diskonto. Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau disebut Sukuk Negara adalah SBN yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah sebagai bukti atas bagian penyertaan terhadap aset SBSN baik dalam mata uang rupiah maupun valuta asing.

Kondisi SBN Indonesia April 2019 
   Kondisi SBN dapat dilihat dari nilai SUN dan nilai SBSN-nya yang merupakan bagian dari SBN. Nilai SUN pada April 2019 ini terlihat mengalami penurunan dibandingkan Maret 2019, sementara nilai SBSN mengalami peningkatan. 
Tabel 1. Nilai SBN Tahun 2018 dan Januari – April 2019 (triliun rupiah)
KETERANGAN
2018
2019
Jan
Feb
Mar
Apr
SURAT UTANG NEGARA (SUN)
1.988,22
2.050,82
2.082,52
2.117,47
2.085,52
Obligasi Negara
1.910,57
1.978,77
2.016,77
2.052,77
2.025,90
Surat Perbendaharaan Negara (SPN)
77,65
72,05
65,75
64,70
59,62
SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA (SBSN)
433,63
444,43
462,95
466,05
475,28
Fixed Rate
349,46
357,60
374,24
388,72
400,15
SBSN Ritel
53,97
53,97
53,97
43,59
43,59
SPN Syariah
25,25
27,91
26,66
25,66
23,46
Sukuk Tabungan (ST)
4,95
4,95
8,07
8,07
8,07
   SUN pada April 2019 sebesar 2.085,52 triliun rupiah menurun sebanyak 31,95 triliun rupiah dibandingkan bulan sebelumnya. Kedua bagian SUN, yaitu Obligasi Negara (ON) dan Surat Perbendaharaan Negara (SPN), mengalami penurunan dari bulan sebelumnya. ON menurun sebanyak 26,87 triliun rupiah menjadi 2.025,90 triliun rupiah. SPN menurun sebanyak 5,08 triliun rupiah menjadi 59,62 triliun rupiah. 
   Nilai SBSN pada April 2019 sebesar 475,28 triliun rupiah meningkat sebanyak 9,23 triliun rupiah dibandingkan bulan sebelumnya. SBSN terbagi menurut jenis, diantarana SBSN dengan suku bunga tetap (fixed rate), SBSN Ritel, SPN Syariah, dan Sukuk Tabungan. Dari keempat jenis SBSN tersebut, SBSN yang mengalami peningkatan pada bulan April 2019 adalan SBSN fixed rate yang meningkat sebanya 11,43 triliun rupiah menjadi 400,15 triliun rupiah. Sementara SBSN Ritel dan Sukuk Tabungan mengalami kondisi stagnan, yaitu sebesar 43,59 triliun rupiah dan 8,07 triliun rupiah (secara berurutan). Berkebalikan dengan SBSN total, SPN Syariah justru mengalami penurunan, yaitu sebanyak 2,2 triliun rupiah menjadi 23,46 triliun rupiah. Akan tetapi penurunan tersebut tidak melebihi peningkatan SBSN fixed rate sehingga SBSN April 2019 secara keseluruhan masih mengalami peningkatan dibandingkan Maret 2019. 
   Obligasi Negara (ON) sendiri memiliki beberapa bagian yang terbagi menurut jenis dan menurut kepemilikan. ON menurut jenis terdiri atas ON suku bunga tetap, ON suku bunga variabel, Lindung Nilai, ORI (Oeang Republik Indonesia), dan Zero Coupon Bond. ON suku bunga tetap pada April 2019 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 29,13 triliun rupiah menjadi 1.910,33 triliun rupiah, sedangkan ON suku bunga variabel mengalami peningkatan sebanyak 2,26 triliun rupiah menjadi 63,55 triliun rupiah. Sementara ORI stagnan pada nilai 52,02 triliun rupiah. 
   ON menurut kepemilikan terdiri atas ON milik Bank Pemerintah, ON milik Bank Swasta Nasional, ON milik Bank Campuran, ON milik Bank Asing, ON milik Bank Pembangunan Daerah, ON milik Bank Indonesia, dan ON milik nasabah. Hampir seluruh ON menurun kepemilikan tersebut mengalami penurunan pada April 2019 dibandingkan bulan sebelumnya, kecuali ON milik Bank Pembangunan Daerah dan ON milik Bank Indonesia yang meningkat sebesar 0,56 riliun rupiah dan 20,12 triliun rupiah (secara berurutan). Berikut tabel 2 yang memaparkan ON menurut jenis dan menurut kepemilikannya dari akhir tahun 2018 hingga April 2019. 
Tabel 2. Nilai Obligasi Negara (ON) Menurut Jenis dan Kepemilikan (triliun rupiah)
KETERANGAN
2018
2019
Jan
Feb
Mar
Apr
Obligasi Negara
1.910,57
1.978,77
2.016,77
2.052,77
2.025,90
Menurut Jenis
1.910,57
1.978,77
2.016,77
2.052,77
2.025,90
Suku Bunga Tetap
1.801,26
1.865,46
1.903,46
1.939,46
1.910,33
Suku Bunga Variabel
57,29
61,29
61,29
61,29
63,55
Lindung Nilai
-
-
-
-
-
ORI
52,02
52,02
52,02
52,02
52,02
Zero Coupon Bond
-
-
-
-
-
Menurut Kepemilikan
1.910,57
1.978,77
2.016,77
2.052,77
2.025,90
Bank Pemerintah
106,27
161,73
154,68
158,88
139,31
Bank Swasta Nasional
96,78
148,44
147,98
141,93
128,23
Bank Campuran
11,94
15,96
17,65
16,76
15,02
Bank Asing
30,75
40,32
29,65
37,45
27,06
Bank Pembangunan Daerah
20,06
31,53
32,93
42,88
43,44
Bank Indonesia *)
195,55
95,32
111,66
103,65
123,77
Nasabah
1.449,23
1.485,47
1.522,22
1.551,24
1.549,08
Institusi Lainnya
0,00
0,00
0,00
0,00
0,00
   Selain Obligasi Negara (ON), bagian dari SUN adalah Surat Perbendaharaan Negara (SPN). SPN sendiri terbagi menurut kepemilikannya, yaitu milik Bank Pemerintah, Bank Swasta Nasional, Bank Campuran, Bank Asing, Bank Pembangunan Daerah, Bank Indonesia, dan nasabah. Secara keseluruhan SPN April 2019 menurun sebanyak 5,08 triliun rupiah dibandingkan Maret 2019. Akan tetapi bagian dari SPN tersebut mengalami kondisi yang berbeda-beda. SPN milik Bank Pemerintah, Bank Swasta Nasional, dan Bank Asing mengalami penurunan. Sementara SPN milik Bank Campuran, Bank Pembangunan Daerah, Bank Indonesia, dan nasabah mengalami peningkatan.  
Tabel 3. Surat Perbendaharaan Negara (SPN) Menurut Kepemilikan (triliun rupiah)
KETERANGAN
2018
2019
Jan
Feb
Mar
Apr
Surat Perbendaharaan Negara (SPN)
77,65
72,05
65,75
64,7
59,62
Bank Pemerintah
13,02246
27,04252
22,55791
20,74028
17,9148
Bank Swasta Nasional
11,73631
14,97707
11,84187
9,8981
8,05099
Bank Campuran
0,32529
0,37378
0,1776
0,328
0,62289
Bank Asing
10,28253
9,53697
8,28339
24,55414
8,69574
Bank Pembangunan Daerah
1,80609
4,66914
3,51548
3,88221
9,19525
Bank Indonesia
32,89299
9,96544
15,12811
1,03394
10,80317
Nasabah
7,58432
5,48508
4,24564
4,26332
4,33716

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kondisi Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia Triwulan I 2019

NERACA PEMBAYARAN INDONESIA (NPI) TRIWULAN I 2019